Image of Kami yang Tersesat pada Seribu Pulau

Text

Kami yang Tersesat pada Seribu Pulau



“Halaman berikutnya, Ayah menuliskan jadwaI-jadwal yang berhubungan dengan pekerjaannya. Kemudian nama dan jabatan rekan-rekan kerjanya. Sampai pada beberapa lembar setelahnya, tulisan Ayah sudah tak dapat dibaca. Beberapa lembar juga sudah disobek. Sepertinya Ayah berusaha menulis, tapi gagal beberapa kali sampai ia kesal dan memenuhi lembaran itu dengan coretan. Lembar demi Iembar agenda terlewati sampai-sampai aku tak sadar air mataku menetes begitu saja.” .

Tia tumbuh berjarak dengan Ayah. Sampai, suatu hari Tia gagal masuk perguruan tinggi negeri dan harus tinggal bersama Ayah di Ternate. Bersama Alang, seorang laki-laki pegiat komunitas baca yang dikenalnya dalam suatu insiden kecil, Tia mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian masuk perguruan tinggi negeri tahun depan dan menghadapi kenyataan bahwa Ayahnya pelan-pelan diserang demensia.


Ketersediaan

F00055813 INT KMy LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
813 INT K
Penerbit BASABASI : Yogyakarta.,
Deskripsi Fisik
184 halaman ; 14 x 20 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-5783-09-8
Klasifikasi
813
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this